Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemendikbud Tahun 2018

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan
Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2018
Tanggal 29 Agustus 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di
Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Tahun Anggaran
2018, maka Kemendikbud memberikan kesempatan bagi Warga Negara Indonesia untuk
menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kemendikbud dengan
ketentuan sebagai berikut.
Unit kerja yang mendapatkan alokasi formasi
(alokasi penempatan) adalah sebagai berikut (KLIK DISINI):
  • Unit Utama Pusat
    • Sekretariat Jenderal
    • Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga
      Kependidikan
    • Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat
    • Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan
      Menengah
    • Direktorat Jenderal Kebudayaan
    • Inspektorat Jenderal
    • Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
    • Badan Penelitian dan Pengembangan

  • Unit Pelaksana Teknis
    • Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan
      dan Kebudayaan
    • Balai Pengembangan Media Televisi
      Pendidikan dan Kebudayaan
    • Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan
      dan Kebudayaan
    • Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan
      Kepala Sekolah
    • Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan
      Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi
      Informasi, dan Komunikasi
    • Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan
      Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Bangunan dan Listrik
    • Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan
      Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Bisnis dan Pariwisata
    • Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan
      Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Mesin dan Teknik Industri
    • Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan
      Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Taman Kanak-kanak dan Pendidikan Luar
      Biasa
    • Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan
      Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam
    • Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan
      Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pertanian
    • Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan
      Pendidik dan Tenaga Kependidikan Seni dan Budaya
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Aceh
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Bali
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Banten
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Bengkulu
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Gorontalo
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Jambi
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Kalimantan Barat
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Kalimantan Selatan
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Kalimantan Tengah
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Kalimantan Timur
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Lampung
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Maluku
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Maluku Utara
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Nusa Tenggara Barat
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Nusa Tenggara Timur
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Papua
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Riau
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Sulawesi Barat
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Sulawesi Tengah
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Sulawesi Tenggara
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Sulawesi Utara
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Sumatera Barat
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Sumatera Selatan
    • Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia
      Dini dan Pendidikan Masyarakat Yogyakarta
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Aceh
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Bali
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Banten
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Gorontalo
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa
      Barat
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa
      Tengah
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa
      Timur
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan
      Kalimantan Barat
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan
      Kalimantan Selatan
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan
      Kalimantan Timur
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan
      Kalimantan Utara
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan
      Kepulauan Riau
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Maluku
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Maluku
      Utara
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Nusa
      Tenggara Barat
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Nusa
      Tenggara Timur
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Papua
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Papua
      Barat
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Riau
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Sulawesi
      Barat
    • Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Sulawesi
      Utara
    • Balai Konservasi Borobudur
    • Balai Pelestarian Cagar Budaya Aceh
    • Balai Pelestarian Cagar Budaya Bali
    • Balai Pelestarian Cagar Budaya Banten
    • Balai Pelestarian Cagar Budaya D.I.
      Yogyakarta
    • Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo
    • Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi
    • Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah
    • Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan
      Timur
    • Balai Pelestarian Cagar Budaya Maluku Utara
    • Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumatera Barat
    • Balai Pelestarian Nilai Budaya Banda Aceh
    • Balai Pelestarian Nilai Budaya Maluku
    • Balai Pelestarian Situs Manusia Purba
      Sangiran
    • Galeri Nasional Indonesia
    • Museum Basoeki Abdullah
    • Museum Kebangkitan Nasional
    • Museum Nasional Indonesia
    • Museum Perumusan Naskah Proklamasi
    • Museum Sumpah Pemuda
    • Balai Bahasa Aceh
    • Balai Bahasa Jawa Barat
    • Balai Bahasa Jawa Timur
    • Balai Bahasa Kalimantan Tengah
    • Balai Bahasa Riau
    • Balai Bahasa Sulawesi Selatan
    • Balai Bahasa Sulawesi Tengah
    • Balai Bahasa Sulawesi Utara
    • Kantor Bahasa Bangka Belitung
    • Kantor Bahasa Banten
    • Kantor Bahasa Bengkulu
    • Kantor Bahasa Gorontalo
    • Kantor Bahasa Jambi
    • Kantor Bahasa Kalimantan Timur
    • Kantor Bahasa Kepulauan Riau
    • Kantor Bahasa Lampung
    • Kantor Bahasa Maluku
    • Kantor Bahasa Maluku Utara
    • Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat
    • Kantor Bahasa Nusa Tenggara Timur
    • Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara
    • Balai Arkeologi Bali
    • Balai Arkeologi Daerah istimewa Yogyakarta
    • Balai Arkeologi Jawa Barat
    • Balai Arkeologi Kalimantan Selatan
    • Balai Arkeologi Papua
    • Balai Arkeologi Sulawesi Selatan
    • Balai Arkeologi Sulawesi Utara
    • Balai Arkeologi Sumatera Selatan
    • Balai Arkeologi Sumatera Utara
  • Informasi mengenai unit kerja dan rincian
    formasinya (jabatan, kualifikasi pendidikan, dan jumlah formasi) dapat dilihat
    pada alamat website https://cpns.kemdikbud.go.id.
  • Proses seleksi dilaksanakan dalam 3 (tiga)
    tahap, meliputi:
    • seleksi administrasi, dilaksanakan bagi
      pelamar yang telah memenuhi persyaratan tata cara pendaftaran;
    • seleksi kompetensi dasar (SKD),
      dilaksanakan bagi pelamar yang memenuhi persyaratan (MP) seleksi administrasi.
      SKD dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), dengan
      cakupan materi meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Inteligensia Umum
      (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP);
    • seleksi kompetensi bidang (SKB),
      dilaksanakan bagi pelamar yang memenuhi persyaratan (MP) seleksi kompetensi
      dasar (SKD). Cakupan materi SKB meliputi Tes Literasi Bidang Pendidikan dan
      Kebudayaan, Tes Kemampuan Bahasa Inggris, Tes Penalaran dan Pemecahan Masalah,
      Tes Dimensi Psikologi, dan Wawancara dan/atau Unjuk Kerja.
Kebutuhan dari masing-masing jabatan
diperuntukkan bagi pelamar dengan kriteria sebagai berikut:
  • Pelamar formasi putra/putri lulusan terbaik
    berpredikat dengan pujian (Cumlaude) adalah pelamar lulusan minimal jenjang
    pendidikan Strata 1 dengan kriteria:
    • lulusan dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri
      berpredikat dengan pujian (cumlaude) dan berasal dari Perguruan Tinggi
      terakreditasi A/unggul dan Program Studi terakreditasi A/unggul pada saat
      kelulusan, dibuktikan dengan keterangan “lulus dengan pujian (cumlaude)” pada
      ijazah atau transkip nilai;
    • lulusan dari Perguruan Tinggi Luar Negeri
      yang telah memperoleh penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan
      predikat kelulusannya (setara dengan cumlaude) dari Kementerian Riset,
      Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.
  • Pelamar formasi penyandang disabilitas
    adalah pelamar yang menyandang disabilitas dengan kriteria:
    • mampu melihat, mendengar, dan berbicara
      dengan baik;
    • mampu melakukan tugas seperti menganalisa,
      mengetik, menyampaikan buah pikiran, dan berdiskusi,
    • mampu berjalan dengan menggunakan alat
      bantu jalan selain kursi roda.
  • Jenis dan/atau tingkat disabilitas yang
    dialami wajib dibuktikan dengan melampirkan surat keterangan dokter.
  • Pelamar formasi putra/putri Papua dan Papua
    Barat, adalah pelamar yang merupakan keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan
    garis keturunan orang tua (bapak atau ibu) asli Papua, dibuktikan dengan akta
    kelahiran dan/atau surat keterangan lahir yang bersangkutan dan diperkuat
    dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Kepala Suku.
  • Pelamar umum adalah pelamar yang tidak
    termasuk kriteria sebagaimana huruf a, b, dan c.

Pelamar sebagaimana angka 1 (satu) wajib
memenuhi persyaratan pelamaran sebagaimana dalam poin III berikut ini.
  • Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa
    kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara
    Kesatuan Republik Indonesia.
  • Berusia serendah-rendahnya 18 tahun pada
    tanggal 26 September 2018 dan setinggi- tingginya 35 tahun pada tanggal 1
    Desember 2018.
  • Sehat jasmani, rohani serta tidak
    mengonsumsi/menggunakan narkotika, psikotropika, prekusor, dan zat adiktif
    lainnya (NAPZA), yang dibuktikan dengan surat keterangan NAPZA dari Rumah Sakit
    Pemerintah setempat.
  • Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum
    penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan
    hukum tetap karena melakukan tindak pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih.
  • Tidak pernah diberhentikan dengan hormat
    tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota
    TNI/Polri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
  • Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau
    Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan/atau tidak sedang menjalani perjanjian/kontrak
    kerja/ikatan dinas pada instansi lain, baik instansi di dalam maupun di luar
    lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  • Tidak menjadi anggota atau pengurus partai
    politik atau terlibat politik praktis.
  • Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai
    dengan persyaratan jabatan.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah
    Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bagi pelamar jenis formasi putra/putri
lulusan terbaik berpredikat dengan pujian (cumlaude) berlaku persyaratan khusus
sebagai berikut.
  • Pelamar lulus S1/D-IV dengan predikat
    cumlaude/summa cumlaude dari program studi yang terakreditasi A pada lembaga
    Perguruan Tinggi Negeri atau swasta yang terakreditasi A oleh Badan Akreditasi
    Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun ijazah dikeluarkan.
  • Pelamar lulus S1 dengan predikat
    cumlaude/summa cumlaude dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang telah memperoleh
    penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya
    (setara dengan cumlaude) dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan
    Tinggi.

Bagi pelamar jenis formasi umum, penyandang
disabilitas, dan Putra/putri Papua dan Papua Barat berlaku persyaratan khusus
sebagai berikut:

  • mendapatkan ijazah D-III atau S1/D-IV dari
    Perguruan Tinggi dan program studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi
    Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), atau mendapatkan penyetaraan ijazah D-III
    atau S1/D-IV dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi bagi
    lulusan perguruan tinggi luar negeri;
  • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) D-III atau
    S1 paling rendah 2,75 (dibuktikan dengan transkip nilai yang diterbitkan secara
    sah oleh Perguruan Tinggi yang bersangkutan).

Rencana Penjadwalan

Pendaftaran

Pelamar wajib melakukan pendaftaran/registrasi secara online terlebih dahulu di portal nasional dengan alamat https://sscn.bkn.go.id.

Sumber

Tags: #Calon #CPNS #Kemendikbud #Negeri #Pegawai #Penerimaan #Sipil #Tahun